Menumbuhkan Persaudaraan, Saka Kominfo Sleman Selenggarakan “Wajib Kunjung Museum” Bersama Jajaran Anggota Pramuka

YOGYAKARTA — Saka Kominfo Kwartir Cabang Sleman selenggarakan kolaborasi bersama salah satu program Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu “Wajib Kunjung Museum” (03/02/2022)

Sebelum memulai hari pelaksanaan kegiatan, peserta diarahkan untuk Technical Meeting terkait sosialisasi Saka Kominfo Sleman beserta teknis kegiatan hari pelaksanaan dilanjutkan acara ramah tamah(02/02/2022). Kegiatan tersebut dihadiri oleh 54 peserta terdiri dari anggota Saka Kominfo Sleman, Pramuka UIN, Pramuka UAD, Pramuka UMY, dan Pramuka SMK Negeri 2 Depok yang berlokasi di Dinas Kebudayaan DIY. Acara tersebut dibuka dengan masing-masing penanggung jawab kelompok serta membentuk dinamika kelompok dan diberikan penugasan fotografi. Adapun kegiatan tersebut bertujuan ke Museum Keraton Yogyakarta dan Museum Sonobudoyo.

Kemudian kegiatan dilanjutkan perjalanan menggunakan transportasi bus dan dipandu oleh penanggungjawab dari petugas WKM. Saat sampai di lokasi peserta diarahkan oleh pemandu menuju Museum Keraton Yogyakarta. Disana peserta diajak untuk mengenal sejarah berdirinya Keraton Yogyakarta beserta tata letak dan barang-benda berharga kepemilikan Keraton, tak hanya itu peserta juga mengenal lebih dekat budaya masyarakat Keraton. Kemudian peserta berlanjut di Museum Sonobudoyo. Pada kesempatan kali ini, peserta mengenal dan mengetahui koleksi benda dari banyak budaya Jawa, Madura, Lombok serta wilayah Bali. Keberadaan museum erat hubungannya dengan sebuah yayasan masa Kolonial Java Institut dibidang kebudayaan Jawa, Madura, Bali, dan Lombok sebagai pencetus berdirinya Museum Sonobudoyo, yang diresmikan pada tanggal 6 November 1935, oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII dengan ditandai Candrasengkala “Kayu Winayang Ing Brahmana Budha”.

Diselang kegiatan peserta sangat antusias melakukan penugasan fotografi bersama-sama dan tak lupa menerapkan protokol kesehatan. Kemudian kegiatan diakhiri dilanjutkan dengan perjalanan dan sesampainya di lokasi terakhir Dinas Kebudayaan DIY. Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kepada peserta dan kelompok terbaik dan penerimaan kenang-kenangan kepada pihak Wajib Kunjung Museum.

Kegiatan tersebut menjadi sebuah edukasi sebagai anggota Pramuka maupun para pelajar sebagai sarana pusat pembelajaran, pendidikan, kebudayaan dan tempat berekreasi yang dapat mewujudkan pelajar berkarakter dalam rangka membangun jejaring kebudayaan. (Riza)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Post

Pramuka SMKN 2 Depok Sangat Antusias Mengikuti Materi Fotografi

Next Post

Dewan Ambalan MAN 1 Sleman Ikuti Rangkaian Acara Sosialisasi Saka Kominfo Sleman

Related Posts
X